Logo PSM Makassar.
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- PSM Makassar akan menjalani Ramadan 2026 dengan jadwal pertandingan yang sangat berat di lanjutan Super League 2025/2026.
Dua laga melawan tim papan atas Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya menjadi ujian besar yang berpotensi menjerumuskan PSM ke zona merah degradasi.
Jadwal Berat yang Menanti PSM Makassar
PSM Makassar dijadwalkan melawan Persija Jakarta pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 21.30 WITA di Jakarta International Stadium. Beberapa hari kemudian, tepatnya Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA, PSM akan bertandang ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya untuk menghadapi Persebaya.
Duel melawan Persebaya terasa lebih emosional karena PSM akan bertemu dengan dua mantan pelatihnya, Bernardo Tavares dan Paulo Renato, yang kini menangani Persebaya.
Tekanan Zona Degradasi Meningkat
PSM Makassar kini berada di posisi 13 dengan perolehan 23 poin, hanya tiga strip di atas zona merah degradasi dengan selisih delapan poin. Posisi ini menjadi ancaman serius bagi tim berjuluk Juku Eja yang sempat menempati posisi kedelapan setelah melewati masa sulit awal musim.
Namun, performa negatif dalam sembilan pertandingan terakhir, di mana mereka hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kekalahan, membuat posisi mereka terperosok ke posisi saat ini.
Harapan Pelatih Tomas Trucha untuk Motivasi Tim
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menegaskan pentingnya memulihkan mental pemain menghadapi jadwal padat ke depan. Ia berharap libur yang akan datang bisa menyegarkan kondisi mental para pemain agar siap menghadapi lawan-lawan kuat.
"Setelah itu kita akan dapat jadwal seperti jadwal di Inggris sana. Jadi setiap berapa? Empat, lima hari kita akan memainkan pertandingan lagi," katanya saat ditemui.
Lebih lanjut, Tomas menambahkan,
"Dan ketika kita mendapatkan lawan-lawan kuat, tentunya akan menjadi sumber motivasi kepada pemain-pemain di laga-laga mendatang."
Kendati demikian, hasil positif dari dua pertandingan berat tersebut sangat diharapkan agar PSM bisa menjauh dari ancaman degradasi dan menjaga peluang di kompetisi. (Erfyansyah/Fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































