Prajurit TNI AL (Foto: dok TNI)
FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak 99 Perwira Tinggi (Pati) TNI dari tiga matra Darat, Laut dan Udara mengalami rotasi, mutasi, dan promosi jabatan pada Februari 2026.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat keputusan nomor kep/159/II/2026 tanggal 3 Februari 2026 yang ditandatangani Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Dari 99 Pati TNI tersebut, 19 diantaranya dialami oleh perwira tinggi di lingkungan TNI Angkatan Laut (AL). Sejumlah perwira tinggi dipercaya mengemban tugas baru di posisi strategis. Adapula beberapa pati memasuki masa pensiun atau purnatugas.
Salah satunya Komandan Komando Pasukan Katak (Dankopaska) yang sebelumnya dijabat Laksamana Pertama Joko Andriyanto digantikan oleh Kolonel Laut (P) Sadarianto.
Berikut daftar lengkap 19 perwira tinggi TNI AL yang dimutasi:
Rotasi Jabatan dan Promosi
- Laksamana Madya Edwin: Wakasal
- Laksamana Madya Erwin S. Aldedharma: Wagub Lemhannas RI
- Laksamana Muda Monang Hatorangan S: Staf Ahli (Sahli) KSAL Bidang Doktrin Strategi Operasi dan Latihan
- Laksamana Pertama Joko Andriyanto: Dankodaeral XI Merauke
- Kolonel Laut (P) Sadarianto: Dankopaska
- Kolonel Laut (H) Marimin: Wakil Orjen TNI Babinkum TNI
- Kolonel (Mar) Tri Haryanto: Sahli Panglima TNI Bidang Kesejahteraan Personel
- Laksamana Pertama Julshah N.Y.B: Staf Khusus KSAL
- Laksamana Muda Matjuri: Staf Khusus KSAL
Mutasi dalam Rangka Pensiun (Perwira Tinggi Mabesal)
- Laksamana Muda Ismu Edy Aryanto
- Laksamana Muda Yos Sumiarso
- Laksamana Muda Kris Wibowo
- Laksamana Muda Benny Febri
- Laksamana Pertama Dwi Ari Purwanto
- Laksamana Pertama Nursyawal Embun
- Laksamana Pertama drg. Agung Mai Setiana
- Laksamana Pertama Prio Budie Leksono
- Laksamana Muda Suhartono
- Laksamana Muda Enjud Darojat
Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier prajurit.
Panglima TNI menegaskan bahwa rotasi jabatan adalah hal yang wajar dan rutin dilakukan guna meningkatkan kinerja organisasi.
“Mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Panglima.
Pergantian ini diharapkan mampu memperkuat soliditas serta profesionalisme prajurit dalam menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI. Selain itu, mutasi juga menjadi sarana regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI.
Dengan adanya rotasi tersebut, TNI diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi dinamika keamanan nasional maupun tantangan global yang terus berkembang. (Pram/fajar)
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

















































