Persib Bandung Kecam Aksi Bobotoh Usai Gagal ke Perempat Final AFC Champions League

3 hours ago 4
Momen saat Bojan Hodak turun langsung menenangkan Bobotoh.

FAJAR.CO.ID, BANDUNG -- Kekecewaan mendalam melanda pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, setelah timnya gagal melaju ke babak perempat final AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.

Namun, yang lebih menyakitkan adalah ulah sebagian suporter Bobotoh yang dinilai merusak ketertiban dan berpotensi membawa sanksi bagi klub.

Dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026), Persib berhasil menang 1-0 atas Ratchaburi FC.

Meski demikian, agregat 1-3 tetap mengantarkan wakil Thailand itu ke babak berikutnya setelah kemenangan telak 3-0 pada leg pertama.

Kericuhan Usai Pertandingan dan Ancaman Sanksi

Setelah pertandingan, puluhan Bobotoh turun ke lapangan dan mendekati wasit Majed Mohammed Alshamrani. Tidak hanya itu, dari tribun selatan, ada suporter yang melemparkan botol air mineral dan petasan ke arah lapangan. Situasi sempat memanas sebelum pelatih dan para pemain Persib turun tangan membantu steward menenangkan massa.

Bojan Hodak menegaskan bahwa aksi sebagian oknum suporter tersebut sangat disayangkan karena merusak ketertiban suporter yang datang mendukung secara sportif.

"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tidak mudah bermain di sini, kalau kalian ingat, laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan," katanya saat ditemui Kamis (19/2/2026).

"Namun, ada 100 orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Kami bisa saja didenda karena 100 orang, atau bahkan itu kurang dari 100 orang. Mereka meneror semuanya," bebernya.

Harapan untuk Suporter Bobotoh

Pelatih asal Kroasia ini berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para suporter agar segera berbenah dan menjaga ketertiban demi kebaikan tim.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter itu fantastis. Bagi setiap lawan yang datang ke sini, tidak akan mudah. Itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," jelasnya.

Kendati demikian, kegagalan Persib di ACL 2 diwarnai dengan insiden yang bisa berdampak negatif bagi tim, terutama dengan potensi sanksi dari AFC akibat perilaku sebagian suporter. (Erfyansyah/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |