Doa Mustajab di Hari Jumat Ramadan, Waktu Terbaik Memohon Ampunan dan Rezeki

2 hours ago 4
Berdoa (Ilustrasi/Muhammadiyah)

FAJAR.CO.ID — Bulan Ramadhan dikenal sebagai waktu penuh keberkahan. Ketika Ramadhan bertemu dengan hari Jumat, umat Islam meyakini terdapat keutamaan yang berlipat. Hari Jumat disebut sebagai sayyidul ayyam (penghulu hari), sementara Ramadhan adalah sayyidus syuhur (penghulu bulan). Perpaduan keduanya menjadi momentum istimewa untuk memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa pada hari Jumat terdapat satu waktu mustajab, yakni waktu ketika doa seorang hamba tidak akan ditolak. Meski waktu pastinya dirahasiakan, para ulama sepakat bahwa kesempatan ini sebaiknya dimanfaatkan dengan memperbanyak doa, terutama di bulan Ramadhan.

Keutamaan Hari Jumat di Bulan Ramadhan

Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Pada hari ini terdapat banyak amalan sunnah, seperti memperbanyak shalawat, membaca Surah Al-Kahfi, dan melaksanakan salat Jumat. Ketika hari Jumat jatuh di bulan Ramadhan, keutamaannya semakin besar karena Ramadhan sendiri adalah bulan dikabulkannya doa dan diampuninya dosa.

Ramadhan mengajarkan umat Islam untuk lebih dekat kepada Allah SWT melalui puasa, salat malam, sedekah, dan doa. Hari Jumat pun menjadi waktu yang tepat untuk menguatkan harapan dan menyerahkan segala urusan kepada-Nya.

Waktu Mustajab di Hari Jumat

Para ulama menjelaskan bahwa waktu mustajab pada hari Jumat berada di dua pendapat utama. Pendapat pertama menyebutkan waktu tersebut adalah sejak imam duduk di mimbar hingga salat Jumat selesai. Pendapat kedua—yang banyak diamalkan—menyebutkan waktu mustajab berada di akhir hari Jumat, menjelang waktu magrib.

Bagi umat Islam yang berpuasa, waktu menjelang berbuka pada hari Jumat Ramadhan menjadi momen yang sangat dianjurkan untuk berdoa. Pada saat itu, hati cenderung lebih khusyuk dan penuh harap setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Doa-Doa yang Dianjurkan

Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca pada hari Jumat Ramadhan. Namun, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa yang mencakup kebaikan dunia dan akhirat. Berikut beberapa doa yang sering diamalkan:

1. Doa memohon ampunan

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku).

2. Doa memohon rezeki dan keberkahan
Memohon rezeki yang halal, berkah, dan cukup untuk kehidupan sehari-hari, terutama di bulan Ramadhan yang penuh kebutuhan ibadah.

3. Doa untuk keluarga dan keselamatan
Memohon perlindungan, kesehatan, serta keteguhan iman bagi diri sendiri dan keluarga.

4. Doa kebaikan dunia dan akhirat

“Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.”

Adab Berdoa di Hari Jumat Ramadhan

Agar doa lebih khusyuk dan diharapkan mustajab, ada beberapa adab yang dianjurkan. Di antaranya adalah berdoa dengan penuh keyakinan, mengangkat tangan, mengawali dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, serta menutup doa dengan shalawat.

Selain itu, penting untuk menghadirkan hati yang ikhlas dan menjauhi perbuatan maksiat. Ramadhan adalah waktu membersihkan diri, sementara hari Jumat adalah momentum memperbaiki niat dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Momentum Memperbanyak Munajat

Hari Jumat di bulan Ramadhan bukan sekadar rutinitas ibadah mingguan. Ia adalah momentum untuk memperbanyak introspeksi, memperbaiki diri, dan memohon apa pun yang terbaik menurut Allah SWT.

Di tengah kesibukan dan tantangan hidup, hari Jumat Ramadhan menjadi pengingat bahwa doa adalah senjata utama seorang mukmin. Tidak ada permohonan yang terlalu besar bagi Allah SWT, dan tidak ada doa yang sia-sia ketika dipanjatkan dengan penuh keimanan.

Semoga setiap doa yang dipanjatkan di hari Jumat Ramadhan menjadi wasilah turunnya rahmat, ampunan, dan keberkahan bagi seluruh umat Islam.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |