Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi, Menag Nasaruddin Umar Dicolek KPK

3 hours ago 1
Menteri Agama Nasaruddin Umar menggunakan pesawat jet pribadi saat kunjungan kerja ke Takalar, Sulsel

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat suara terkait dugaan penerimaan gratifikasi berupa fasilitas jet pribadi yang menyeret nama Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

Menag Gunakan Fasilitas dari Ketum Hanura

Fasilitas tersebut disebut berasal dari Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang atau OSO.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, berharap klarifikasi dapat segera diberikan oleh Nasaruddin tanpa perlu menunggu pemanggilan resmi dari lembaga antirasuah.

Hal ini diungkapkan Setyo di Gedung Juang KPK, Jakarta, Rabu (18/2/206) kemarin.

“Syukur-syukur kalau kemudian sudah merespons, bisa mempertanggungjawabkan tanpa harus diundang, dan tanpa harus dipanggil,” kata Setyo kepada awak media.

Menag Diminta Segera Beri Penjelasan

Setyo menjelaskan, Menag dapat langsung mendatangi Kedeputian Pencegahan dan Monitoring KPK untuk memberikan penjelasan atas dugaan tersebut.

Nantinya, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang akan menerima dan memproses klarifikasi tersebut.

“Di sana ada Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik yang dapat menyampaikan dan menjelaskan tentang yang sedang berkembang, isu-isu yang sedang berkembang di luar,” jelasnya.

Setelah klarifikasi disampaikan, KPK akan melakukan analisis dan pendalaman lebih lanjut untuk menentukan langkah berikutnya.

“Nanti bisa kami analisa, bisa kami telaah,” tegas Setyo.

Jet Pribadi Digunakan saat ke Takalar

Isu ini mencuat setelah media sosial X pada 16 Februari 2026 diramaikan kabar kunjungan Nasaruddin yang diduga menggunakan jet pribadi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, memberikan penjelasan.

Ia menyebut Menag memang menggunakan jet pribadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 15 Februari 2026 kemarin.

Namun, Thobib menegaskan pesawat tersebut merupakan milik OSO yang dipinjamkan untuk menunjang agenda Menag yang padat.

“Pak OSO secara khusus mengundang dan berharap Balai Sarkiah diresmikan Menag," ucap Thobib menuturkan.

"Pak OSO (juga) yang berinisiatif siapkan jet pribadi untuk Menag agar bisa hadir di tengah agenda Menag yang padat,” tambahnya.

KPK kini menunggu itikad baik dari pihak terkait untuk memberikan klarifikasi agar isu yang berkembang di ruang publik dapat segera mendapatkan kepastian.

(Muhsin/fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |