Kritik Keras Arief Rasyad: Prioritaskan Kebutuhan Dasar Pelajar Sebelum Program MBG

2 hours ago 4
MBG (UGM)

FAJAR.CO.ID - Influencer Arief Rasyad mengkritik tajam kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus dibanggakan Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa pemerintah seharusnya mengutamakan pemenuhan kebutuhan dasar pelajar kurang mampu, seperti perlengkapan sekolah, sebelum menjalankan program MBG secara luas.

Kisah Marselinus Beke Jadi Sorotan

Kritik Arief muncul setelah viralnya kisah Marselinus Beke, atau yang akrab disapa Arsen, pelajar SDI Golo Lambo, Desa Golo Lambo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT. Arsen menjadi sorotan karena tetap bersekolah meski mengenakan sepatu bolong.

Arief menegaskan, "Gak usah MBG MBGan deh, yang kayak gini aja dulu pemerintah benerin." Ia menambahkan, "Kalau yang begini sudah gak ada lagi, baru deh MBG boleh!"

Fokus pada Kebutuhan Dasar Pendidikan

Arief menilai persoalan mendasar seperti perlengkapan sekolah harus menjadi perhatian utama pemerintah. Ia menyarankan agar jika program MBG tetap dijalankan bersamaan dengan pembenahan kebutuhan dasar pendidikan, pelaksanaannya dapat dimulai secara terbatas di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, Terpencil).

"Kalau mau jalan secara simultan, ya sudah MBG-nya mulai dari 3T aja," katanya tegas.

MBG Harus Tepat Sasaran

Lebih lanjut, Arief menilai program MBG kurang tepat sasaran jika diberikan kepada anak-anak dari keluarga mampu. Ia menjelaskan, "Kalau MBG dikasih ke anak-anak yang sudah mapan, kadang makanannya juga gak dimakan sama anaknya." Arief menegaskan bahwa kebutuhan makan siang anak dari keluarga berkecukupan sebaiknya ditanggung oleh orang tua masing-masing.

"Dan ya sudah lah ortunya aja yang mikirin masalah makan siangnya," bebernya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:

Read Entire Article
Situasi Pemerintah | | | |