Ilustrasi Puasa
FAJAR.CO.ID — Menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan yang akan dimulai besok, umat muslim di seluruh Indonesia tengah mempersiapkan diri menjalankan ibadah puasa dengan penuh kesungguhan. Salah satu aspek krusial yang harus diperhatikan adalah niat puasa yang harus sudah tertanam di hati sebelum fajar tiba agar puasa diterima sebagai ibadah yang sah.
Puasa Ramadhan merupakan salah satu dari lima rukun Islam yang sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam. Hal ini tercantum jelas dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, yang menyatakan bahwa Islam dibangun atas lima dasar, salah satunya adalah berpuasa di bulan Ramadhan.
Keutamaan dan Tata Cara Niat Puasa Ramadhan
Dalam buku Dahsyatnya Puasa Wajib & Sunah Rekomendasi Rasulullah yang ditulis oleh Amirulloh Syarbini dan Sumantri Jamhari, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Barang siapa tidak berniat puasa pada malam hari maka tidak ada pahala puasa baginya." (HR an-Nasa'i)
Jelasnya, niat puasa Ramadhan harus sudah ada di dalam hati sebelum waktu imsak atau fajar, tanpa niat tersebut, puasa yang dijalankan tidak akan mendapatkan pahala dan dianggap sia-sia.
Lafal Niat Puasa Sesuai Petunjuk MUI
Menurut laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adā'i fardhi syahri Ramadāna hādzihis sanati lillāhi ta'ālā.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
















































